Monday, October 31, 2011

My November Wish

.
1 comments

Akhirnyaaa masuk ke bulan November, 1-11-11 tanggal yang cantik buat nikah...*ayey
Ups, salah deng tanggal cantik buat jadian, ahahaha...*makin ngaco*
Yang pasti, bulan ini punyaa banyaaaaak harapan dan event yang akan gw lewatin...

Pertama : WISUDA

10 November nanti is my graduation day, udah nyiapin kebaya, sepatu ampe tas yang serba pitch campur gold buat wisuda. Tanpa punya pacar yang bisa diajak foto pake toga, gw yakin graduation ini akan jadii momen terindah dalam hidup gw dan slalu berharap bukan jadi d'last graduation kaya orang-orang bilang. InshaAllah akan ada master graduation gw, aamiin yaa rabb...

Kedua : KERJA!!

Entah kenapa yang namanya nganggur itu gak enak banget, sumpah deh gak diboongin. Berharap punya duit sendiri biar bisa saving buat nikah, ahahaha.. Tapi yang penting, gw mau mandiri, punya karier bagus, aamiin...*smoga Allah menjawab doaku*

Ketiga : Punya PACAR
Agak malu sih buat ngetik poin ketiga ini, gak harus secepetnya tapi mau juga kalo dikasih, ahahhaha...

Yap, it's my november wish, smoga Allah mengabulkan setiap doa dan harapanku, aamiin yaa rabb..

readmore »»

Friday, October 21, 2011

Bengkok Itu Kelebihan & Keistimewaannya

.
0 comments

Suatu hari, ia datang dengan muka marah, dada sempit, seakan isinya terpenuhi oleh bara api dan ia hendak menyemburkannya keluar sekaligus.

Aku katakan kepadanya: “Insya Allah Antum baik-baik saja!”

Ia menjawab: “Kalau saja aku tidak pernah menikah!!! Niscaya hari ini hatiku tenang, jiwaku tenteram dan pikiranku santai … !!!”

“Apa yang membuat pernikahanmu menyusahkanmu?” tanyaku kepadanya pura-pura tidak tahu.

“Siapa lagi kalau bukan si dia, perempuan itu!!!” jawabnya masih dengan nada marah.

“Engkau maksudkan istrimu??!!” komentarku asal-asalan saja.

“Betul sekali” sergahnya.

“Apa lagi yang engkau keluhkan darinya??” komentarku mencoba menyabarkannya.

“Boooanyaaak lah!!!” tanggapannya.

“Maksudmu, yang Antum keluhkan darinya jauh lebih banyak dari yang memuaskan dirimu??” tanyaku masih berlagak bodoh terhadap semua yang telah diungkapkannya.

Ia angguk-anggukkan kepalanya berkali-kali tanda setuju terhadap pernyataanku yang terakhir.

“Barangkali engkau mengeluhkan tentang ketidaktundukannya kepadamu?” pancingku kepadanya.

Ia menatapku dengan cepat dan memandangiku secara mendalam: “tepat sekali” katanya.

“Air matanya langsung bercucuran saat engkau mendebat atau membantahnya??” pancingku lebih lanjut.

Tampak kekagetan pada raut mukanya seraya berkata: “betul, betul sekali” komentarnya setelah itu.

“Ia juga sering membangkang??” selidikku lebih jauh.

Semakin tampak jelas kekagetannya pada bahasa tubuhnya, seraya berkata: “Seakan-akan kamu hidup bersama kami!!!”.

“Perhatiannya kepadamu semakin menurun dan berkurang setelah masa pernikahan berlalu beberapa bulan??” selidikku kayak petugas KPK saja.

“Kamu telah mendengar cerita tentang istriku dari orang lain ya??” pertanyaannya untuk menyembunyikan keheranan dan kekagetannya lebih lanjut.

“Perhatiannya kepadamu semakin parah setelah kalian mempunyai anak??” selidikku lebih lanjut tanpa mempedulikan pertanyaan dia sebelumnya.

“Jadi kamu telah mengetahui segalanya tentang istriku ya??!!!” komentarnya keheranan.

“Tenang dan santai saja saudaraku … dan mari dengarkan penjelasanku!!” pintaku kepadanya.

Tampak rasa marah dan nyeseknya berkurang, dan mulai tergantikan oleh rasa ingin tahu dan karenanya tampak jelas keinginannya untuk menjadi pendengar yang baik. Ia pun berkata: “Silakan berbicara, saya siap menjadi pendengar”.

“Pernahkah engkau membeli alat elektronik? HP, Notebook, dan semacamnya? Dan adakah disertakan bersamanya buku manual penggunaannya?”

“Pernah” jawabnya.

“Bagaimana Antum mempergunakan alat itu? Mestikah sesuai dengan buku manual penggunaannya?”

“Pastilah” jawabnya.

“Bagus, anggaplah Antum baru saja membeli alat elektronik itu, di situ dijelaskan bahwa catu listriknya adalah 110 volt, namun, Antum paksakan dia untuk dicolokkan ke kontak listrik dengan kekuatan 220 volt, apa kira-kira yang akan terjadi??” penjelasanku memberi kuliah teknik elektro.

“Pastilah langsung terbakar” jawabnya singkat.

“Misalnya lagi engkau ditantang untuk balapan motor, motormu 125 cc dengan tulisan di speedometer maksimal 140 km berjam, sedangkan temanmu membawa motor 250 cc dengan tulisan maksimal 260 km berjam pada speedometernya” ceramahku di hadapannya.

“Dijamin kalah lah aku” sergahnya.

“Seandainya Antum memacu gas motor Antum sehingga mentok, akankah motor bisa melaju melebihi angka 140 km berjam??”

“Ya nggak bisa tentunya” jawabnya.

“Kenapa?” tanyaku kepadanya.

“Ya karena dari sononya (pabriknya) memang tidak dimungkinkan untuk melaju di atas 140 km berjam” jawabnya dengan tegas dan lugas.

“Demikianlah ‘pabrikan’-nya perempuan, oleh Allah SWT telah menciptakannya dengan ‘manual’ tertentu yang kita harus ‘menggunakannya’ sesuai dengan ‘manual’ itu” penjelasanku filosofis.

“Maksudmu?” tanyanya.

“Tabiat psikologis perempuan yang engkau keluhkan di awal pembicaraan kita tadi, itulah ‘pabrikan’ perempuan dari sang Penciptanya, kalau saja engkau pahami ‘manual’-nya dengan baik, niscaya engkau tidak akan menuntutnya layaknya dia laki-laki macam kita ini”.

“Manual yang mana yang engkau maksud” tanyanya tampak kebingungan, sebab aku mulai bergaya seorang filosof.

“Bukankah Rasulullah SAW, utusan sang Pencipta telah menjelaskan tentang sebagian dari ‘manual’ itu saat bersabda:

” استوصوا بالنساء خيرا فإن المرأة خلقت من ضلع أعوج وإن أعوج شيء في الضلع أعلاه فإذا ذهبت تقيمُه كسرت ، وإذا تركته لم يزل أعوج ، فاستوصوا بالنساء خيرا ”

Aku wasiatkan kepada kalian agar berbaik-baik kepada kaum perempuan, sebab ia diciptakan dari tulang iga, sedangkan tulang iga yang paling bengkok adalah yang paling atas, oleh karena itu, jika kalian bermaksud membuatnya lurus dan tidak bengkok, niscaya patah lah ia, dan jika engkau membiarkannya begitu saja, niscaya ia akan terus menerus bengkok dan tidak pernah menjadi lurus, oleh karena itu, aku wasiatkan kepada kalian agar berbaik-baik kepada perempuan. (Hadits shahih muttafaqun ‘alaih)

“Bener juga ya!” serunya.

“Jadi, apa yang engkau inginkan dan minta dari istrimu itu mirip dengan engkau meminta motormu untuk melaju dengan kecepatan di atas 140 km berjam, sehingga, walau pun gasnya sudah kamu tarik sekuat-kuatnya, ya tetap saja maksimal motormu melaju pada kecepatan 140 km berjam” kuliahku kepadanya selanjutnya.

“Oooo” gumamnya dan sepertinya dia mulai mengerti isyarat yang saya maksud.

“Dan mari kita dalami lebih lanjut sabda Rasulullah SAW di atas” pintaku kepadanya.

“Dalam hadits tadi Rasulullah SAW menjelaskan bahwa jika tulang iga yang bengkok itu kita paksakan harus lurus, maka patahlah dia, hal ini mirip dengan alat elektronik 110 volt kita colokkan pada listrik dengan kekuatan 220 volt, kebakarlah dia” demikian bunyi lanjutan wejanganku kepadanya.

Ia berkata: “Tetapi, bukankah penjelasanmu ini mengindikasikan pengecilan dan pengurangan kadar perempuan??!!!”

“Kekurangan di satu sisi dan kelebihan di sisi lain” jawabku singkat.

“Sama dengan lelaki, ia mempunyai kekurangan di satu sisi dan mempunyai kelebihan di sisi yang lainnya” lanjutku menerangkan.

“Menariknya, apa yang kurang pada perempuan itu berbanding lurus dengan kelebihan pada lelaki dan apa yang lebih pada perempuan berbanding lurus dengan kekurangan pada lelaki” aku melanjutkan kuliah “filsafat”-ku kepadanya.

“Mohon maaf, terlalu filosofis penjelasanmu, tolong beri aku ulasan yang mudah” pintanya kepadaku.

“Dalam hadits Rasulullah SAW tadi disinggung tentang sesuatu yang ‘bengkok’ atau tidak tegak lurus. Betul tidak?!” tanyaku meminta penegasan dari dia.

“Tidakkah saat menyusui, posisi seorang ibu dalam keadaan ‘bengkok’ dan tidak tegak lurus?! Begitu pula saat ia mengenakan pakaian pada anaknya, tidakkah ia dalam posisi ‘bengkok’ dan tidak tegak lurus?!! Dan tidakkah saat ia mendekap anaknya, seorang ibu dalam keadaan ‘bengkok’ dan tidak tegak lurus?!!” demikian retorikaku kepadanya.

“Betul, betul sekali, saya tidak melihat seorang perempuan yang melakukan pekerjaan-pekerjaan seperti tadi kecuali dalam keadaan ‘bengkok’ dan tidak tegak lurus” jawabnya meng-iya-kan.

“Coba kamu renungkan, tidak ada satu pun kondisi atau posisi seorang ibu saat mengekspresikan rasa rindunya, atau kasih sayangnya, atau belas kasihnya, atau cintanya kepada anaknya kecuali ia dalam keadaan ‘bengkok’ dan tidak tegak lurus!!” pernyataanku mendikte.

“Menariknya lagi, semua kosa kata yang menggambarkan demikian, dalam bahasa Arab, bahasa yang dipakai Rasulullah SAW, semua mempunyai hubungan erat dengan kata ‘bengkok’”.

“Misalnya kata ‘athifah yang berarti simpati, empati, emosi dan kasih sayang. Ia mempunyai hubungan erat dengan makna bengkok, bukankah jalanan yang menikung dalam bahasa Arab disebut thariqun mun’athifun???!!

Dan bukankah kecenderungan atau ketertarikan seseorang kepada sesuatu dalam bahasa Arab disebut mail, sebagaimana firman Allah SWT: fala tamilu kullal mail fatadzaruha kal-mu’allaqah (Q.S. An-Nisa’: 129), dan bukankah mail dalam bahasa Arab artinya adalah miring atau condong, atau bengkok??!!

Dan masih ada beberapa kosa kata lagi yang mempunyai makna bengkok dan sekaligus mempunyai makna sayang atau simpati atau empati dan semacamnya.

Inilah kelebihan perempuan, dengan ‘bengkok’ inilah ia mampu mengekspresikan berbagai rasa sayang, sesuatu yang tidak dapat dilakukan oleh lelaki secara sempurna”.

(Dialog antara DR. Muhammad Rasyid Al-‘Uwaid dengan salah seorang lelaki yang mengeluhkan tentang istrinya).

Sumber: http://www.dakwatuna.com/2011/10/15685/bengkok-itulah-kelebihan-dan-keistimewaannya/#ixzz1bQZaVcyl

readmore »»

Thursday, October 20, 2011

Welcome My New World (Part 1)

.
0 comments


Masa dimana status mahasiswa berakhir sudah, now it's a real world. Yap, memasuki masa pengangguran itu emang gak sepenuhnya menyenangkan apalagi buat gw, anak yang tinggal cuma berdua ama bapak dan gak punya temen disekitar rumah bikin gw makin melar kalo kelamaan idle kaya gini. Kerjaan gw dirumah cuma browsing, cek email, makan terus tidur. Oalahhh, mau rasanya jalan-jalan kemana gitu, hunting makanan, window shopping tapii lagi-lagi gw bukan tipe orang yang bs jalan sendiri, harus punya temen buat diajak jalan. Nasib single emang gini kali ya??
Tapi entah kenapa masa-masa ini malah bikin gw senewen banget, ngerasa sendiri, dan bahkan ngerasa kalo gak ada yang peduli. Ini emang rada aneh menurut gw secara gw gak pernah kaya gini sebelumnya, smogaa feeling ini cepat berakhir yaa Allah, aamiin..
Oia, satu pelajaran buat masa-masa peralihan gw ini, ternyata nyari kerja itu susah loh. Buktinya, gw udah ngirim CV kemana-mana via email tp belum dipanggil-panggil padahal gw sangat berharap cepet kerja, mau punya duit sendiri buat beli Samsung Galaxy S II, ahahaha...*gak penting banget sih gw*
Yang pasti, gw mau nikmatin masa-masa ini dulu. Gw punya banyak waktu luang buat belajar masak, ngebabu atau mungkin belajar dandan, ahahaha...

WELCOME MY NEW WORLD...

readmore »»

Tuesday, October 18, 2011

Vidi Aldiano - Hanya Jadi Sahabatmu

.
0 comments

kau katakan rindukan aku, sesungguhnya juga aku
namun masih sadar dan tak pernah tahu
apa yang kau inginkan dengan semua ini

kau bilang ku cintamu, aku juga sayangmu
namun yang aku tahu masih saja ada dirinya
ku selalu cemburu dan tak bisa tuk selalu begini
aku tak pernah mau hanya jadi sahabatmu

dan aku makin bingung
saat ku kan pergi kau menahanku

(kau bilang ku cintamu, aku juga sayangmu)
namun yang aku tahu masih saja ada dirinya
ku selalu cemburu dan tak bisa tuk selalu begini
aku tak pernah mau hanya jadi sahabatmu

kau bilang ku cintamu, aku juga sayangmu
namun yang aku tahu masih saja ada dirinya
ku selalu cemburu dan tak bisa tuk selalu begini
aku tak pernah mau hanya jadi sahabatmu
aku tak pernah mau hanya jadi sahabatmu

readmore »»

Raisa - Apalah (Arti Menunggu)

.
0 comments



telah lama aku bertahan
demi cinta wujudkan sebuah harapan
namun ku rasa cukup ku menunggu
semua rasa tlah hilang

sekarang aku tersadar
cinta yang ku tunggu tak kunjung datang
apalah arti aku menunggu
bila kamu tak cinta lagi

namun ku rasa cukup ku menunggu
semua rasa tlah hilang

sekarang aku tersadar
cinta yang ku tunggu tak kunjung datang
apalah arti aku menunggu
bila kamu tak cinta lagi

dahulu kaulah segalanya
dahulu hanya dirimu yang ada di hatiku
namun sekarang aku mengerti
tak perlu ku menunggu sebuah cinta yang sama

sekarang aku tersadar
cinta yang ku tunggu tak kunjung datang
apalah arti aku menunggu
bila kamu tak cinta lagi

sekarang aku tersadar
cinta yang ku tunggu tak kunjung datang
apalah arti aku menunggu
bila kamu tak cinta lagi

readmore »»

Monday, October 17, 2011

Become A New "Titis Sedyah Ayuningdini, ST."

.
0 comments

17 Oktober 2011 is MY BIG DAY...
Hari dimana perjuangan 4 tahun gw dipertaruhkan dalam 45 menit dan itu rasanya...AMAZING!!! Gak tau mesti ngomong apa tp rasanya bahagia banget bisa jadi sarjana, anak bapak dan ibu yang pertama udah sarjana bikin terenyuh banget tapi sayang ibu cuma bisa lihat dari dimensi yang berbeda. Biar gitu, ibu pasti tetep bangga, pasti!!
Sebelumnya, pas hari minggu gw sempet galau gak jelas, mau apa2 gak enak, sensii tingkat dewa trus mau makan juga gak nafsu ampe tidurpun gak bisa. Bener-bener syndrom paling mengerikan, berasa mau dikawinin besok harinya,aahahhahaha... Tapi alhamdulillah ya punya temen super baik n perhatian jadi ditemenin refreshing bentaran di Metropolis Town Square, meskipun cuma makan dan jalan-jalan tapii cukup membantu, thank you my dear Hesty dan Soulmate-nya Ucup yang mau nemenin..*big hug*


Dan akhirnyaaa my biggest day...
Diawali dengan muntah-muntah pas pagi-pagi dan mules-mules karna saking nerves-nya tapi tetep tampil cantik dengan balutan rok hitam, blazer hitam, kemeja putih dan jilbab hitam bikin gw terlihat dewasa,ahahahaha...
Yap, it's my day dan gw gak bs nahan dentuman jantung yang terus-terusan berdetak gak karuan. Sampe akhirnya jam satu siang, diawali dengan pembukaan sidang dan pembacaan urutan sidang. I love num 2, yihhaaa..
Saatnya giliran gw yang masuk ruang sidang, ketua sidang baca CV gw dan mempersilahkan buat presentasi. Dengan jantung yang gak karuan, gw coba tenang biar gak bikin malu saat presentasi dan akhirnya gw bs selesain tanpa malu-maluin, ahahaha...
Dosen Penguji pertamapun dapet giliran nanya dan itu udah bikin gw speechless gara2 ditanya apa penelitian gw ini valid, rasanya mau nangis, pikiran kacau tp alhamdulillah Allah ngebantu lewat dosen pembimbing gw, love u bu..
Terus, dosen penguji kedua gak ada halangan ampe akhirnya 45 menit gw didalam ruang sidangpun gw keluar dengan senyum, ahahaha...
Dan ini detik-detik menjelang pengumuman yang gw isi dengan narsisme biar gak stres..



Ditemani my bebey a.k.a Bilqiis dan sang junior Elin, gwpun berhaha-hihi didepan lab walaupun masih belum tenang nunggu hasil ampe akhirnya kloter terakhirpun udah mau kelar dan gw nunggu didepan ruang sidang. Dan saat nunggu para dosen penguji rapat soal nilai, kehebohanpun terjadi didepan ruang sidang, ahahaha..

Dan..akhirnya waktu pengumumanpun datang, alhamdulillah GW LULUS DENGAN NILAI A!! Lakalhamdu yaa Allah..
Now, I'm a new one Titis Sedyah Ayungdini, ST, smoga ilmunya bermanfaat dan berkah juga ini langkah awal untuk menjadi wanita yang sukses dunia dan akhirat, aamiin...

::Smua ini aku persembahkan untukmu ibu, atas sgala cintamu slama ini. Dan ini salah satu amanatmu yang sudah aku laksanakan, Miss u so mom..::

readmore »»

Thursday, October 13, 2011

Syndrom Pra Sidang Skripsi

.
0 comments

12 Oktober 2011 kemaren, alhamdulillah yah udah bisa daftar sidang. Perjalanan berbulan - bulan nyelesain yang namanya skripsi akhirnya kelar juga, seneeng bercampur deg - degan dan tiba - tiba jadi bingung mesti apaa...
Dan ternyataaa senin 17 Oktober 2011 nanti gw S.I.D.A.N.G aamiin...!! Monday will be my day, detik - detik menjelang ST yang menurut gw malah bikin gw galau, bimbang dan gak yakin. Perjuangan gw kuliah 4 tahun yang bakal dipertaruhkan dalam beberapa jam, aarrrgghhhhh malah buat gw tambah resah...
Ngebayangin gimana dulunya tiap semester gw harus berkutat dengan laporan praktikum yang seabrek, secara anak Teknik itu identik dengan praktikum. Ditambah lagi tugas dari dosen yang semakin meningkat semesternya malah semakin meningkat massa dan bobotnya. Belum lagi kewajiban - kewajiban kecil yang memaksakan gw untuk stay dikampus ampe malem. Dan nantinya semua itu bakal berganti dan ngebuat gw merindukan hari-hari itu.

Ya Rabb,,,
Berilah kemudahan dalam menghadapi hari itu, aamiin...

Oia, mau pamer dikit nih isi dari lembar persembahan di skripsi gw..
بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم
“...Kutahu kau berharap dalam doamu,
Kutahu kau berjaga dalam langkahmu,
Kutahu slalu cinta dalam senyummu,
Tuhan, Kau kupinta bahagiakan mereka sepertiku...”
(Sherina – Andai Aku Tlah Dewasa)
Ibu...
Atas cintamu yang tulus, senyummu, semangatmu, dan waktumu yang singkat untuk menemaniku didunia ini. Dalam dimensi yang berbeda, cintamu dan doamu masih mengalir untukku, I Love you, mom...
Bapak...
Pengorbananmu hingga detik ini merupakan motivasi terbesarku, ketegaran dan keikhlasan yang membuatmu menjadi bapak terhebat didunia bagiku. Doa dan cintamu slalu mengalir untuk anak – anakmu, I Love you, pap...
Adikku tercinta...
Dibalik kejahilan slalu terselip doa untuk dirimu agar menjadi lebih dari kakakmu, I Love you, de...
Dan Untuknya...
Atas segala cerita, motivasi dan doa – doanya...

---With Love---


Trus ini special thanks di kata pengantar..
Pada kesempatan ini penulis ingin mengucapkan rasa terima kasih yang setulus-tulusnya kepada :
1. Bapak Asep Ridwan, ST ., MT. Selaku ketua jurusan teknik industri yang telah memberi izin kepada penulis untuk melaksanakan Tugas Akhir.
2. Ibu Faula Arina, S.Si., M.Si. Selaku Pembimbing I yang telah memberikan arahan, ilmu, waktu dan wawasan sehingga laporan ini dapat diselesaikan.
3. Ibu Ratna Ekawati, ST., MT. Selaku Pembimbing II yang telah memberikan arahan, ilmu, waktu dan wawasan sehingga laporan ini dapat diselesaikan.
4. Seluruh staff Departemen Plant E PT. Jembo Cable Company yang telah memberikan pengetahuan dan motivasinya.
5. Almarhumah ibuku tercinta atas cinta kasih dan rasa optimis yang slalu diajarkan beliau, bapakku yang hebat atas sgala ketegarannya. Laporan ini ananda persembahkan untuk kalian semua.
6. Adikku tercinta Gema Bayu Rizka Romadhoni, atas dukungan semangat serta doanya. Harus jadi lebih baik dari kakakmu ini.
7. Sahabat-sahabatku Mei, Rida, Riris, Made, Gea, Fitri, dan semua teman-teman terbaikku atas semangat, doa dan waktu kalian. Thanks to be my best friends.
8.Asisten Laboratorium OSI & K; Bilqiis “my bebey”, Dini, Ayu, Neni, Agas, Robby, Erry, Widi, Intan dan Arta atas kerjasama, semangat dan waktu kebersamaannya.
9. Asisten Basis Data dan APSI; Novi, Fina, Dimas dan Adit atas kerjasama, semangat dan waktu kebersamaannya.
10. Teman – teman Teknik Industri angkatan 2007; Hesti, Novianti, Novita, Ai, Neng, Atul, dan kalian yang tidak bisa disebutkan satu persatu atas kenangan – kenangan, waktu kebersamaan dan motivasi semangatnya.
11. Seluruh pihak yang tidak bisa disebutkan satu per satu sehingga laporan ini dapat terselesaikan dengan baik.





Makasiiii smuaaa...

readmore »»

Friday, October 7, 2011

Voting For Pulau Komodo

.
0 comments

Kali ini Indonesia lagi sibuk-sibuknya kampanye tentang Pulau Komodo, yap Pulau Komodo salah satu dari 28 finalis 7 keajaiban dunia. Beberapa tahun lalu, Candi Borobudur merupakan salah satu 7 keajaiban dunia, tapi diilihat dari kondisinya sekarang, haduuh miris deh pokoknya. Sebagai warga Indonesia yang baik, ayoo dukung Pulau Komodo jadi 7 keajaiban dunia, jangan mau kalah ama negara lain...

Sekilas Tentang Pulau Komodo...
Pulau Komodo adalah sebuah pulau yang terletak di Kepulauan Nusa Tenggara. Pulau Komodo dikenal sebagai habitat asli hewan komodo. Pulau ini juga merupakan kawasan Taman Nasional Komodo yang dikelola oleh Pemerintah Pusat. Pulau Komodo berada di sebelah barat Pulau Sumbawa, yang dipisahkan oleh Selat Sape. Secara administratif, pulau ini termasuk wilayah Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Pulau Komodo merupakan ujung paling barat Provinsi Nusa Tenggara Timur, berbatasan dengan Provinsi Nusa Tenggara Barat. Di Pulau Komodo, hewan komodo hidup dan berkembang biak dengan baik. Hingga Agustus 2009, di pulau ini terdapat sekitar 1300 ekor komodo. Ditambah dengan pulau lain, seperti Pulau Rinca dan dan Gili Motang, jumlah mereka keseluruhan mencapai sekitar 2500 ekor. Ada pula sekitar 100 ekor komodo di Cagar Alam Wae Wuul di daratan Pulau Flores tapi tidak termasuk wilayah Taman Nasional Komodo. Selain komodo, pulau ini juga menyimpan eksotisme flora yang beragam kayu sepang yang oleh warga sekitar digunakan sebagi obat dan bahan pewarna pakaian, pohon nitak ini atau sterculia oblongata di yakini berguna sebagai obat dan bijinya gurih dan enak seperti kacang polong. Pada tahun 1910 orang Belanda menamai pulau di sisi selatan Provinsi Nusa Tenggara Timur ini dengan julukan Pulau Komodo. Cerita ini berawal dari Letnan Steyn van Hens Broek yang mencoba membuktikan laporan pasukan Belanda tentang adanya hewan besar menyerupai naga di pulau tersebut. Steyn lantas membunuh seekor komodo tersebut dan membawa dokumentasinya ke Museum and Botanical Garden di Bogor untuk diteliti.
Udah tau kan cerita tentang Pulau Komodo?? Klik disini untuk vote yaaah... Oia, ternyata trend hasil statistik Pulau Komodo itu menurun lho, jadi ayoo kita buat Indonesia punya tempat wisata terkenal dan jadi salah satu keajaiban dunia. Jangan mau kalah ama Korea Selatan yang terkenal dengan Pulau Jeju-nya yang juga jadi finalis 7 keajaiban dunia. Korea mengkampanyekan Pulau Jeju lewat drama-drama favorite jadi harusnya Indonesia juga mengenalkan wisata-wisata terbaiknya di film-filmnya, baik FTV atau Movie jangan cuma banyakin film horornya yaahhh...

readmore »»
 

-Search-